Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Sepanjang 2025, Tiga Destinasi Wisata Unggulan Jadi Penopang PAD Berau

×

Sepanjang 2025, Tiga Destinasi Wisata Unggulan Jadi Penopang PAD Berau

Sebarkan artikel ini

“Berdasarkan data penerimaan, Labuan Cermin dan Air Panas Asin Pemapak menempati posisi teratas dalam kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD,” ujar Samsiah

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

TANJUNG REDEB – Sektor pariwisata Kabupaten Berau kembali menunjukkan tren pertumbuhan yang positif sepanjang tahun 2025. Tingginya kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi unggulan menjadi indikator kuat meningkatnya minat wisata sekaligus kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Beberapa destinasi yang mencatat kunjungan tertinggi di antaranya Air Panas Asin Pemapak di Kecamatan Biatan, Telaga Biru Ni’Lenggo di Kecamatan Biatan, serta Labuan Cermin di Kecamatan Biduk-Biduk. Ketiga objek wisata tersebut menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun luar daerah.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, jumlah kunjungan wisatawan ke Air Panas Asin Pemapak mencapai 10.127 orang. Sementara Telaga Biru Ni’Lenggo dikunjungi sebanyak 8.238 orang, dan Labuan Cermin mencatat kunjungan sebanyak 7.166 orang sepanjang tahun 2025.

Labuan Cermin

Dari ketiga destinasi tersebut, Air Panas Asin Pemapak dan Labuan Cermin tercatat sebagai penyumbang retribusi daerah terbesar. Capaian ini menegaskan peran strategis sektor pariwisata sebagai salah satu pilar utama pendukung PAD Kabupaten Berau.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025, dua destinasi tersebut memberikan kontribusi retribusi tertinggi dibandingkan objek wisata lainnya.

“Berdasarkan data penerimaan, Labuan Cermin dan Air Panas Asin Pemapak menempati posisi teratas dalam kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD,” ujar Samsiah.

Ia menjelaskan, Labuan Cermin masih menjadi destinasi unggulan berkat keunikan danau dua rasa dengan kejernihan air alaminya yang menjadi daya tarik utama wisatawan. Tingginya minat kunjungan tersebut berdampak langsung pada peningkatan penerimaan daerah.

“Popularitas Labuan Cermin membuat retribusinya mencapai 128 persen dari target yang telah ditetapkan. Ini mencerminkan efektivitas pengelolaan serta konsistensi daya tarik wisata yang dimiliki,” jelasnya.

Sementara itu, Air Panas Asin Pemapak juga menunjukkan perkembangan yang signifikan. Destinasi ini terus menarik perhatian wisatawan berkat keunikan sumber air panas asin alami yang jarang ditemukan di daerah lain, ditunjang dengan pengembangan fasilitas dan infrastruktur pendukung.

“Perkembangan Pemapak cukup positif. Kami terus mendorong penguatan fasilitas agar kenyamanan dan keamanan pengunjung semakin meningkat,” tambah Samsiah.

Ia menegaskan, keberhasilan kedua destinasi tersebut menjadi bukti bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu penopang utama PAD Berau. Ke depan, Pemkab Berau melalui Disbudpar akan fokus pada penguatan pengelolaan destinasi, peningkatan kualitas layanan, serta promosi yang berkelanjutan.

“Pengelolaan yang profesional, pelayanan yang baik, serta promosi yang konsisten akan menjadi kunci untuk menjaga sekaligus meningkatkan kontribusi pariwisata terhadap PAD Berau,” tandasnya (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *